Sengeketa Kawi Kawia, Kemendagri Ancam Jadi Kawasan Nasional

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian (Sumber Istimewa)
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian (Sumber Istimewa)

KAMALINEWS.CO.ID – Polemik pulau Kawi Kawia, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ancam jadikan kawasan nasional. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Sulawesi Selatan (Sulsel) pun diminta untuk segera mencari solusi atau jalan tengah.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muh. Tito Karnavian menegaskan bahwa dalam menangani sengketa kepemilikan Kawi Kawia, pihaknya telah membentuk tim. “Sudah ada tim untuk menengahi sengketa itu, harus ada win win solution. Didalamnya, tentu ada pihak dari Pemprov Sultra dan Sulsel,” tuturnya saat ditemui di Kendari.

Ia pun menegaskan bahwa Pemprov Sultra dan Sulsel harus duduk bersama menemukan solusi. “Itu harus ada jalan tengah. Ya, kalau tidak menemui titik terang kita (Kemendagri) akan menjadikan Kawi Kawia, menjadi kawasan nasional,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Prov. Sulsel Ketua DPRD Sulsel sementara Andi Rachmatika Dewi menegaskan Kemendagri harus tegas terkait duduk perkara perselisihan tapal batas antara Pemprov Sulsel dan Sultra. “Masing-masing pihak jelas punya hitungan dalam menetapkan tapal batas. Ada histori didalam. Maka harus tegas memutuskan bahwa kepemilikan Kawi Kawia berada dibawah wilayah administrasi Kabupaten Kepulauan Selayar atau dibawah Kabupaten Buton Selatan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa persoalan tapal batas itu sama halnya dengan Aceh dan Sumatera Utara. “Tentu, kami berharap jadi bagian dari Provinsi kami. Namun, Kemendagri harus tegas, mengambil Langkah Langkah,” ungkapnya.

Disisi lain, Wakil Gubernur Sultra Ir. Hugua menerangkan bahwa, pihak Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara telah melakukan pertemuan dan telah menyepakati beberapa hal. “Sudah ada diskusi antara Gubernur Sulsel dan Sultra, solusinya dibagi dua (Kepemilikan Kawi Kawia),” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Prov. Sultra La Ode Tariala mengungkapkan pihaknya akan membahas secara serius terkait dengan polemic Pulau Kawi Kawia tersebut. “Insya allah segera kita akan lakukan pembahasan serius untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Insya allah akan kita selesaikan,” pungkasnya.

Penulis: Admin

Share:

Facebook
Twitter
WhatsApp