Pertumbuhan Ekonomi Secara Inklusif dan Pemerataan Pembangunan Jadi Target ASR-HUGUA

KAMALINEWS.CO.ID – Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2029 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) telah ditetapkan. Pertumbuhan ekonomi secara inklusif dan pemerataan pembangunan menjadi taget utama dalam penjabaran RPJMD dibawah nahkoda Gubernur Andi Sumangerukka dan Wakil Gubernur Ir. Hugua.

Dokumen ini diposisikan sebagai instrumen utama untuk menekan ketimpangan, menurunkan angka kemiskinan, sekaligus meningkatkan daya saing daerah. Kepala Bappeda Sultra, J. Robert, S.T., M.T., menjelaskan bahwa RPJMD ASR–Hugua menitikberatkan pada pembangunan inklusif dan berkelanjutan.

“Kapasitas fiskal kita masih terbatas, angka kemiskinan cukup tinggi, ketimpangan antarwilayah masih terasa, serta kualitas sumber daya manusia perlu ditingkatkan. Semua tantangan ini dijawab melalui program prioritas dalam RPJMD 2025–2029,” ujarnya.

Menurut Robert, arah pembangunan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan hasil pembangunan dirasakan secara merata. “Pertumbuhan ekonomi harus inklusif. Itu sebabnya, ASR–Hugua menyiapkan program strategis, di antaranya pembangunan tiga rumah sakit daerah baru, penyediaan layanan ambulans darat gratis, pembangunan jalan lingkar Kolaka Utara, serta program SETARA atau Seratus Juta Asuransi untuk Petani Sultra,” jelasnya.

Selain itu, Pemprov Sultra menargetkan penurunan angka gini rasio hingga 0,343–0,347 dan menekan tingkat pengangguran terbuka menjadi 2,32 persen. “Target ini mencerminkan komitmen agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya dinikmati segelintir pihak, tetapi menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.

Di bidang lingkungan dan mitigasi risiko, RPJMD ini juga menekankan pentingnya membangun infrastruktur tangguh bencana serta meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan hidup. “Sultra merupakan daerah rawan bencana, sehingga penguatan kapasitas penanggulangan dan pembangunan berkelanjutan menjadi agenda penting,” kata Robert.

Ia menegaskan, seluruh program dalam RPJMD 2025–2029 akan dirancang terukur, terintegrasi, dan tepat sasaran.

“Kami di Bappeda memastikan setiap langkah pembangunan mendukung visi Sultra Maju, Aman, Sejahtera, dan Religius. Dengan kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis cita-cita ini dapat diwujudkan,” pungkasnya.

Penulis: admin

Share:

Facebook
Twitter
WhatsApp