Pemerintah Kabupaten Konawe dan Polres Konawe Menggelar Deklarasi Damai Bersama Organisasi Kemasyarakatan

Kegiatan Sarasehan, Dialog dan Deklarasi Damai di Polres Konawe

KAMALINEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Konawe dan Kepolisian Resor (Polres) Konawe menggelar sarasehan, dialog dan deklarasi damai di Aula Mapolres Konawe, Rabu (29/9/2021).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Konawe, Ferdinand Sapan dalam sambutannya mengatakan, merasa bangga dengan gelaran kegiatan sarasehan, dialog dan deklarasi damai ini dengan seluruh lintas organisasi kemasyarakatan.

“Bisa mengumpulkan kita semua disini dalam rangka sarasehan, diskusi dan deklarasi damai di wilayah Kabupaten Konawe,” kata Ferdinand.

Ferdinand menuturkan, di beberapa daerah masih ada upaya-upaya tidak harmonisnya terhadap lingkungan sosial yang ada. Menurutnya, harus diantisipasi dari awal semua pihak dalam rangka menjaga keharmonisan antar suka, agama, dan bangsa tetap berjalan dengan baik di masa yang akan datang.

Ferdinand berharap, kegiatan-kegiatan semacam ini dapat berjalan secara terus menerus agar hal-hal yang terlah didiskusikan antar elemen dapat segera ditindaklanjuti pemerintah di masa mendatang.

Dalam kesempatan itu juga, Ferdinand menyebut, ada tiga faktor yang dapat menjadi penyebab munculnya disintegrasi bangsa. Pertama, terkait masalah internal individu yang memiliki presepsi yang berbeda dengan orang lain.

Kegiatan Sarasehan, Dialog dan Deklarasi Damai di Polres Konawe.

Kedua, akibat dari kultural. Dimana pandangan kelompok tertentu terhadap budaya, lingkungan sosial yang membuat situasi menjadi berbeda dengan pandangan umum berdasarkan Undang-Undang (UU).

Ketiga, penyebab struktural. Ferdinand menyebut, hal ini tidak terlepas dari tanggung jawab pemerintah.

“Mungkin karena kesenjangan ekonomi, sosial yang tidak begitu dilegitimasi. Penyebab ketiga inilah bisa coba kita diskusikan kalau di dalamnya ada hal-hal yang pemerintah daerah bersama DPRD yang belum kita tindak lanjuti sehingga bisa kita jadikan sebagai bahan diskusi diruang-ruang publik maupun ditempat lain sehingga hal-hal seperti ini bisa kita antisipasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor Konawe, AKBP Wasis Santoso mengatakan, kegiatan sarasehan, dialog dan deklarasi damai ini serentak dilaksanakan di seluruh jajaran Polres yang ada di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Atas ijin bapak Kapolri, bapak Kapolda buat kegiatan ini sarasehan dengan tema merawat harmoni, merajut kebinekaan dalam perbedaan guna menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Konawe,” kata Wasis.

Wasis mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang menghadiri kegiatan di Aula Polres Konawe ini. Mantan Kapolres Buton Utara ini juga berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar untuk mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif.

“Intinya Konawe harus aman, Konawe harus kondusif. Kita ciptakan di Konawe ini satu keluarga besar,” harapnya.

Kegiatan Sarasehan, Dialog dan Deklarasi Damai di Polres Konawe

Dalam kesempatan itu, Wasis juga mengimbau agar masyarakat tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Dalam kegiatan ini juga turut hadir, Akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Universitas Halu Oleo (UHO), Dr H Sulsalman Moita, Kepala Kejaksaan Negeri Konawe, Iwanuddin Tadjuddin, Ketua DPRD Konawe, Dr Ardin, Kepala Pengadilan Negeri Konawe, Tokoh Agama dan Budaya, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), serta Ormas Kepemudaan dan Kemahasiswaan.

Selain itu, setelah menggelar dialog bersama lintas ormas, Ketua DPRD Konawe, Dr Ardin membacakan naskah deklarasi damai kemudian disusul pembubuhan tandatangan oleh seluruh pihak yang hadir dalam kegiatan ini.

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on google
Google+