KAMALINEWS.CO.ID – Seorang wanita berinisial NJ (38) yang berupkan bandar judi togel di Pasar Andonohu dan dua pria tak berkutik saat digrebek. Sejumlah barang bukti seperti uang, telepon seluler, buku catatan shio termasuk pamflet atau tabel shio ikut diamankan.
Penggerebekan itu dilakukan oleh Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar, Asnar bersama Satuan Polisi PP Kota Kendari. Usai melakukan penggerebekan ketiga orang tersebut bersama barang bukti yang disita kemudian digelandang ke Mapolresta Kota Kendari untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.
Direktur Perumda Pasar Kota Kendari, Asnar menjelaskan bahwa, perjudian dikawasan Pasar Andonohu ini telah meresahkan para pedagang pasar. “Saya dapat info dari pedagang dan karyawan,” tuturnya usai ditemui di Mapoleresta Kota Kendari.
Ia mengungkapkan bahwa, sebelumnya pihaknya telah melakukan langkah persuasif dengan bersurat, agar kegiatan tersebut (Judi Togel) segera dihentikan. “Namun, faktanya kegiatan itu (Judi Togel) masih saja terus berlanjut. Bahkan, dengan yang bersangkutan tidak menghentikan aktivitasnya dikarenakan memiliki bekingan. Karena itu, saya berkoordinasi dengan pimpinan langkah apa yang dilakukan. Hasilnya pimpinan memerintahkan agar dilakukan tindakah dan langkah langkah agar Pasar menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk masyarakat dan pedagang untuk melakukan aktivitas tanpa ada aktivitas lain seperti perjudian,” jelasnya.
“Atas dasar itu saya berinisiatif dengan menggandeng Satpol PP untuk melakukan penggerebekan. Dan hasilnya tadi bisa dilihat, kita amankan 3 orang diduga terlinat dalam perjudian Togel,” imbuhnya.
Untuk diketahui, proses penggerebekan itu dipimpin langsung Direktur Perumda Pasar Asnar dan pihak Satpol PP. Pada saat proses penggerebekan seorang wanita yang menjadi bandar dan dua pria yang berada dilokasi tak berkutik. Ketiga orang itu pun kemudian diamankan bersama barang bukti kemudian digelandang Mapolresta Kendari untuk diproses hukum lebih lanjut.
Asnar juga menegaskan bahwa kejadian tersebut merupakan peringatan keras terhadap pasar-pasar lain di Kota Kendari. “Kedepan semua pasar akan saya sisir. Kalau ada karyawan yang terlibat akan saya pecat,” pungkasnya.
Penulis: admin




