Hari Kesaktian Pancasila Jadi Spirit Memutus Mata Rantai Covid-19

Gambar Suasana Upacara Kesaktian Pancasila Yang Diikuti Pemerintah Provinsi Sultra bersama Forkopimda secara virtual di Aula Merah Putih Rumah Jabtan Gubernur Sultra, di Kendari (Foto Tim Jubir Gubernur Sultra Frans Patadungan)
Gambar Suasana Upacara Kesaktian Pancasila Yang Diikuti Pemerintah Provinsi Sultra bersama Forkopimda secara virtual di Aula Merah Putih Rumah Jabtan Gubernur Sultra, di Kendari (Foto Tim Jubir Gubernur Sultra Frans Patadungan)

Kamalinews.id — 1 Oktober 2019, bangsa Indonesia kembali memperingati hari kesaktian Pancasila. Berlasung ditengah pandemi covid-19, dipimpin langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi), upacara yang digelar di Monumen Pancasila Sakti Kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur harus diikuti dengan cara virtual oleh seluruh daerah, termasuk Sulawesi Tenggara.

Pada acara tersebut, seluruh Pemerintah Provinsi Sultra mulai dari Gubernur Ali Mazi, Sekertari Daerah Provinsi (Sekprov) Sultra Nur Endang Abbas dan jajaran Setda Sultra mengikuti acara tersebut di Aula Merah Putih, Rumah Jabatan Gubernur Sultra. Selain itu, upacara virtual itu juga diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sultra seperti, Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Shaleh dan lainnya. Selama 40 menit, upacara itu berlangsung. Mengikuti dengan taat terhadap protokol kesehatan, jalannya upacara berlangsung cukkup khidmat.

Gambar Suasana Upacara Kesaktian Pancasila Yang Diikuti Pemerintah Provinsi Sultra bersama Forkopimda secara virtual di Aula Merah Putih Rumah Jabtan Gubernur Sultra, di Kendari. (Foto: Tim Jubir Gubernur Sultra Frans Patadungan)

Ditemui usai upacara, Gubernur Ali Mazi mengungkapkan bahwa pancasila merupakan ideologi resmi bangsa Indonesia. Pancasila sudah melalui beragam ujian. Namun marwahnya tetap kokoh. “Semangat Pancasila ini juga harus dapat memperkuat perjuangan kita melawan dan mengakhiri pandemi Covid-19,” tuturnya.

Ia mengharapkan, dimomen peringatan hari kesaktian Pancasila juga dapat menjadi spirit bagi masyarakat, stakeholder terkait dalam penanganan wabah corona atau covid-19. “Pemerintah dan stakeholder terkait tidak akan pernah lelah untuk melakukan berbagai upaya agar dapat memutus mata rantai covid-19. Namun, semua itu perlu dukungan dari masyarakat. Masyarakat harus mau bekerjasama dengan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19,” katanya.

Gambar Suasana Upacara Kesaktian Pancasila Yang Diikuti Pemerintah Provinsi Sultra bersama Forkopimda secara virtual di Aula Merah Putih Rumah Jabtan Gubernur Sultra, di Kendari. (Foto: Tim Jubir Gubernur Sultra Frans Patadungan)

Untuk itu, ia berharap agar masyarakat taat dan patuh terhadap kebijakan dan himbauan yang dikeluarkan oleh Pemerintah, baik pusat mau pun dari Pemerintah Daerah. “Jaga jarak, pakai masker, cuci tangan jaga pola hidup sehat. Itu pesan yang tak henti kita ingatkan. Mari sama-sama kita saling menjaga agar covid-19 bisa kita atasi bersama,” pungkasya.

Untuk diketahui, pada upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila ke 55 ini, teks Pancasila dibacakan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Kemudian, teks Pembukaan Undang Undang Dasar 1945 dibacakan Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti dan Ketua DPR-RI Puan Maharani membacakan dan menandatangani ikrar. Sementara, pembacaan doa dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy (Adv)

Share:

Facebook
Twitter
WhatsApp