Bangun Jalan 16,8 Km di Merauke, Jhonlin Group Dukung Program Ketahanan Pangan Pemerintah

16,8 Km Jalan di Bangun Jhonlin Group di Merauke dukung Progam Ketahanan Pangan Pemerintah

KAMALINEWS.CO.D – Pemerintah menginginkan agar sector pangan dapat diperkuat melalui berbagai program yang dicanangkan. Program ketahanan pangan yang digagas tersebut ternyata disambut baik oleh berbagai pihak, termasuk sektor swasta. Sektor swasta yang ingin ikut andil dalam memperkuat ketahanan pangan itu yakni Jhnlin Group.

Dengan nyata, Jhonlin Group telah membangun jalan di Merauke, Papua Selatan sepanjang 16,8 kilometer untuk menyokong proyek 1 juta hektare lahan sawah. Asisten operasi proyek, Denny Ramdhani atau Haji Deden mengatakan jalanan yang dibangun Jhonlin Group itu diharap dapat memangkas hambatan penciptaan lahan.

“Ini kekuatan penuh. Semua fasilitas, semua armada, udara, darat, dan laut yang dimiliki dikerahkan untuk mendukung proyek ini. Proyek ini harus sukses,” kata Denny dalam keterangan tertulis yang dikutip pada Rabu, 2 Oktober.

Denny memastikan pemilik Jhonlin Group, Andi Samsudin Arsyad atau Haji Isam bakal fokus mendorong program dan transisi pemerintah. Pihaknya optimis upaya membantu ketahanan pangan jalan terus. Adapun jalan yang dibangun rencananya akan melewati empat distrik. “Distrik Ilwayab, Distrik Kaptel, Distrik Ngguti, dan Distrik Muting,” tegas Denny.

Selain itu, Jhonlin Group juga menggarap pengerasan jalan dengan material batu yang sudah berjalan mencapai 3,3 kilometer. Langkah ini dimulai dari pelabuhan yang akan dibangun di Kampung Wanam, Distrik Ilwayab, jelas Denny. “Kemudian membentang ke arah Distrik Kaptel, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan,” ungkapnya.

Sementara untuk kebutuhan pengerjaan, puluhan kapal tongkang dan tugboat milk Haji Isam bakal dikerahkan. Sehingga, ke depan hambatan membuka daerah rawa menjadi sawah baru bisa lebih cepat dilakukan demi menyukseskan program pemerintah. “Untuk menyukseskan program presiden terpilih Bapak Prabowo Subianto, swasembada pangan nasional melalui cetak sawah satu juta hektare,” pungkas Denny.

RLS

Share:

Facebook
Twitter
WhatsApp